Perempuan Di Sekolah 2

| Kamis, 05 April 2012 | 11 komentar |
Tanjungpinang Hari Sabtu Tanggal 18 Januari 1997

Sesuai dengan waktu yang ditentukan, malam ini adalah saatnya...
Pulang sekolah tidur siang dulu dan siapkan stamina untuk malam ini.

17.00 – Aku dijemput Haris untuk jalan-jalan sore...

19.30 – Aku duduk dirumah Rio bersama Haris, Indra, Ade, Romi dan catur. Mereka akan menemaniku dalam Ekspedisi hingga pukul 1 pagi dikawasan sekolah.

22.18 – Kami bergerak ke sekolah dan akan ngomong dulu sama pak Zen agar dia tidak salah sangka.

22.54 – Pak Zen sudah kami kasi tau, dan sekarang kami duduk didalam Mushola Sekolah tidak jauh dari lapangan Basket.

23.14 – Rio dan Ade pulang duluan karena mereka tidak bisa pulang malam.

23.37 – Kami ngobrol didepan mushola sambil merokok, tidak ada yang aneh, namun memang pemandangan dari sini cukup membuat merinding, selain lampu dilorong kelas ada yang hidup segan mati tak mau, namun ada juga lampu yang sebentar hidup sebentar mati, bagus mati ajalah!

00.15 – mereka sudah ingin keluar duluan dari lokasi sekolah dan menunggu di halte depan sekolah, namun aku menghalangi karena sesuai perjanjian mereka harus keluar jam 1 pagi, bukan karena aku takut mereka tinggalkan, namun sisa waktu yang panjang akan membuat aku suntuk sendirian dan enak kali orang-orang ni gak sesuai janji.

00.45 – Mereka sudah bersiap-siap mau keluar setelah sebatang rokok. Tadi Haris sempat mengucapkan kata untuk menemani hingga pukul 2 pagi, namun tak lama kemudian niatnya pun berubah, entah karena apa...?

01.00 – mereka sudah meninggalkanku dan jarak mereka masih sekitar 10 meter dari tempatku duduk dilorong sekolahan sebelah lapangan basket. Oke Ekspedisi bagiku telah dimulai.
Catatan: Aku akan mencari Spot yang bisa melihat kelas 2.7 dan lapangan basket agar mudah aku mengamati pergerakan yang terjadi disekitar sekolah.

01.15 – sudah 15 menit mereka meninggalkanku, namun belum ada pergerakan apa-apa, kugambarkan sedikit situasi malam ini, Cuaca cerah dan sedikit berangin, lumayan dingin tapi aku paket jaket, aku duduk dibangku lorong kelas dekat dengan wc dapat kulihat kelas 2.7 disebelah kanan arah jam 1 (hanya pintu yang terlihat dari tempatku duduk, karena jendela kelas 2.7 hanya berada ditembok sebelahnya saja atau di tembok seberang pintu-Red) dan lapangan basket disebelah kiri arah jam 10.
Catatan: Sesuai perjanjian, mereka(Teman-temanku yang menunggu-Red) dilarang keras untuk mengerjaiku, karena itu akan mengacaukan ekspedisi dan apabila mereka ketahuan mengerjaiku maka semua perjanjian akan aku dapatkan dikalikan 2.

01.30 – Lumayan dingin, aku habis mondar-mandir dilapangan basket karena suntuk, sekalian menguasai situasi dan melemaskan ketegangan, kini aku kembali duduk dibangku tanpa ada yang menemani...

01.55 – Aku berniat mengitari sekolah, namun ku urungkan niatku karena pak Zen keluar dan menyapaku (Pak Zen tinggal didalam sekolahan dia membuka kantin dan sekaligus menjaga sekolah, pak Zen adalah orang tua dengan umur sekitar 60 tahunan lewat-Red) dia sedang berjalan menujuku dan dia sedang melintasi lapangan basket.

02.12 – Pak Zen abis menemaniku sambil ia menghabiskan sebatang Sam Soe, kini ia kembali kerumahnya untuk tidur, dia sempat mengatakan kepadaku untuk hati-hati dan apabila terjadi sesuatu segeralah kerumahnya dan bangunkanlah dia, apabila pintu terkunci ketok aja jendela kamarnya, setelah aku berterimakasih, ia pun pulang...

02.20 – 1 menit seakan 1 jam dalam ekspedisi ini, dan hal inilah yang membuatku sedikit malas bila melakukan ekspedisi ditempat yang sama, apabila berada ditempat yang baru mungkin hal ini akan sedikit terobati karena pemandangan baru dan suasana yang baru pula...
Catatan: Kalian jangan lupa sama janji kalian ye!(ini kutujukan untuk teman-temanku-Red)

02.27 – Barusan ada suara kursi dibanting! Tapi bukan dikelas 2.7 tapi dikelas 1.2 (kelas yang berada dibelakang tempat aku duduk-Red) aku sempat kaget, dan aku akan mengecek kesana...
Catatan: bangku kelas 1.2 masih tersusun dengan rapi dan tidak ada sesuatu yang terlihat dibanting. Aku mengatakan “Jangan sampe aku dengar ada suara lagi ya!ingat...!” dan aku kembali ke bangku untuk menulis catatan ini...

02.40 – Setelah aku menenangkan diri, karena waktu sudah semakin dekat dengan pukul 3 pagi. Aku kembali melihat situasi didaerah ku duduk...


03.00 – Mata agak ngantuk, mungkin karena aku suntuk..., namun inilah saatnya waktu yang ditunggu-tunggu. Serius saja sugesti yang sering kurasakan pada tengah malam muncul pada jam 3 pagi ini, mungkin karena cerita yang beredar yang membuatnya begitu, lumayan merinding, tapi aku berusaha menguasai situasi...
Catatan: 1 jam kedepan akan terasa lebih lama dari sebelumnya...

03.10 – Diujung mataku saat menulis catatan diatas seakan ada bayangan hitam berdiri diujung lorong tempatku duduk, namun setelah ku menoleh kesana, dia menghilang dengan cepat, apakah hanya halusinasiku saja atau perempuan misterius itu telah mulai menampakan dirinya?
Catatan: Kalo gak salah pintu kelas 2.8 tadi tertutup dengan rapat!aku ragu, karena dari tadi aku hanya memperhatikan pintu kelas 2.7 dan tidak begitu focus dengan pintu kelas sebelahnya, namun aku sedikit yakin tadi semua pintu tertutup rapat.

03.19 – [!] Ada yang mengintip dari dalam kelas 2.8, memang aku tidak melihat langsung, aku menunduk, tapi aku yakin ada pergerakan diujung mata saat aku menulis catatan ini…!
Pergerakan masih ada, pelan-pelan keluar dari ruangan kelas 2.8, aku coba melihat lurus kedepan dan tidak memfocuskan mataku pada pergerakan, aku yakin bayangan itu bergerak dan ini bukan halusinasi, semakin jelas diujung mata bahwa sosok itu sudah berdiri di depan kelas 2.8! dan tidak lagi mengintip!
Catatan: Aku pura-pura bego sambil asik menulis catatan ini, pura-pura tidak memperhatikan pergerakan bayangan hitam yang berada didepan kelas 2.8, aku berlagak serius dengan menulis catatan ini…

03.23 – Bayangan itu sepertinya perlahan mendekat, kita tunggu hingga jarak yang pasti aku akan buat pergerakan yang mengejutkan…
Catatan: aku belum ada membaca doa perlindungan, namun lidahku sudahku standby kan untuk hal itu, lebih baik aku menegurnya, tapi aku yakin apabila aku memandang langsung sosok itu akan hilang, penasaran bercampur dengan sedikit gugup membuat aku terus menjaga dan mengendalikan hati dan fikiran, aku yakin sekali bayangan ini mulai mendekat, mulai dari jarak kira 15 meter sekarang sudah sekitar 10 meteran dari tempatku duduk…!
aku terus menunduk dan menulis-nulis catatan ini, hal ini terjadi saat aku menulis ini!
waduh!kayaknya sudah semakin dekat...!

03.30 – [!] Kurang ajar! Barusan aku kaget, karena saat aku melihat dengan tiba-tiba kearah bayangan tersebut, bayangan itu sekelebat masuk kembali kedalam kelas 2.8, pergerakannya sangat cepat, hanya hitungan millisecond dan yang paling mengejutkan adalah pintu kelas 2.8 yang terbanting dengan sangat kuat setelah bayangan itu masuk!
Catatan: Aku masih duduk dibangku sedang berusaha mengendalikan diri dari rasa terkejut yang baru kualami, ini bukan takut tapi detak jantung ini berdetak cepat karena kaget dengan apa yang barusan terjadi!

03.37 – Aku sudah tenang, aku ingin coba masuk kedalam kelas 2.8, sekarang aku akan bergerak kesana…

03.38 – Aku sudah bersandar ditembok sebelah pintu kelas 2.8 sambil jongkok [!] aku mendengar suara tangisan dari dalam kelas, jelas ini suara tangis seperti yang diceritakan kak Desi, suara tangis ini tersedu-sedu dan sangat sedih, suara perempuan sepertinya seumuranku, dan suara samar-samar tidak begitu jelas…
Catatan: entah kenapa fillingku mengatakan bahwa sosok ini tidak ingin ditemui, mungkin dia sebenarnya ingin berkomunikasi namun mungkin dia pun takut…

03.40 – aku akan coba berkomunikasi dengan sosok ini. Aku akan katakan “Assalamualaikum” setelah tulisan ini……….. : Tidak ada tanggapan, namun suara tangisan itu berhenti…
Aku akan ucapkan “Aku tidak ganggu aku hanya ingin berteman…” setelah tulisan ini………………. : Tidak ada tanggapan.
Catatan: Aku seperti merasakan kehadirannya disekitarku, namun tidak bisa aku jelaskan secara jelas, suasana lumayan tenang dan sepi, pernahkan kita merasakan hawa atau aura, atau apalah itu namanya saat seseorang hadir dengan tiba-tiba dibelakang atau disekitar kita, nah seperti itu yang aku rasakan…

03.50 – Aku katakan kembali “Aku tidak bermaksud jahat dan mengolok-olok, kehadiran ku disini malam ini, untuk membuktikan bahwa kamu bukanlah sosok yang suka mengganggu manusia, kamu hanya ingin bermain-main dialam kami, namun aku Cuma ingatkan, berhati-hati bila berada didimensi kami, kamu bisa dengan mudah celaka…” ku akan baca ulang tulisan diatas dengan kuat………: Tidak ada tangg – tunggu! aku mendengar suara ketukan beberapa kali dan setelah itu suara spidol kelas 2.8 terjatuh….

03.58 – Aku sudah menunggu pergerakan selanjutnya setelah spidol itu jatuh, namun tidak ada pergerakan apa-apa lagi…setelah aku mengendalikan mental aku mengatakan dengan pelan “Aku akan masuk kedalam kelas ya…” aku segera berdiri kedepan pintu…

04.00 – Pintu sudah aku buka secara perlahan, keadaan gelap, aku segera menghidupkan lampu, keadaan kelas begitu tenang dan cukup mengerikan, namun aku menemukan spidol tergeletak dibawah didepan kelas, aku menunduk mengambil spidol itu sekaligus melihat-lihat kolong-kolong meja, namun tidak ada penampakan...,aku lihat papan tulis tidak ada tulisan apa-apa, kecuali titik-titik dipapan tulis, selain itu sepertinya bersih!
Catatan: setelah itu aku pun duduk dibangku guru kelas 2.8 dan menulis catatan ini.

04.15 – Aku berusaha menghubungkan titik-titik tersebut, ada 12 titik tersebar, namun aku masih ragu apakah titik-titik ini berasal dari sosok tersebut atau memang hanya sisa-sisa penulisan disekolah tadi pagi…?

04.24 – Teman-temanku berteriak diluar dan mencariku, mungkin mereka khawatir karena aku belum juga keluar, dari tadi aku berusaha mencatat ulang titik-titik ini, dan berusaha menghubungkannya, tapi aku akan lanjutkan nanti karena mereka(teman-temanku-Red) sudah mendekat dan aku akan pamit dulu kepada siapa pun yang berada dikelas ini “Temanku sudah datang, terimakasih karena sudah menemani malamku ini…” , setelah itu aku akan keluar…

05.12 – aku sudah berada di rumah Haris, karena aku, Indra, Romi dan Catur nginap disini, kami abis makan Indomie dan bercerita singkat tentang apa yang aku alami tadi, setelah itu aku memperbaiki catatanku ini…
Catatan: Mulai hari Senin aku akan makan Gratis selama sebulan!hahaha dan pergi sekolah dijemput Haris selama 3 Bulan! Namun aku masih penasaran mengenai sosok perempuan misterius itu dan titik-titik ini…


Gambar di Papan Tulis

Baca Selengkapnya "Perempuan Di Sekolah 2"

Perempuan Di Sekolah 1

| | 2 komentar |
Tanjungpinang Hari Senin Tanggal 13 Januari 1997

Hari ini Sekolahku heboh karena ada penampakan perempuan menangis di dalam kelas waktu malam minggu kemarin saat ada kegiatan malam keakraban Sispala (Seluruh anggota Sispala datang ke sekolah membakar api unggun dan bermain, bernyanyi bersama dan menginap didalam kelas masing-masing-Red), beberapa orang mengatakan melihat secara langsung kejadian itu, hal tersebut membuat seisi sekolah khususnya perempuan pada ketakutan, adapun penampakan itu terjadi di kelas 2.7 dekat sebelah lapangan basket.

Menurut kesaksian kakak kelas kami yang melihat yaitu Kak Desi, dia saat itu sedang ingin mengecek anggota Sispala kelas 1 bersama Kak Farah, satu persatu kelas diperiksa untuk pemberitahuan kumpul di lapangan basket, memang ada beberapa anggota yang masih duduk didalam kelas sambil berbincang-bincang, setelah dia mengecek kelas 2.8 yang berada disebelah kelas 2.7 dia pun menuju ke kelas 2.7 dan ia sempat curiga dengan lampu kelas yang tidak menyala dan pintu yang tertutup rapat, pikirnya "Ah...kelas ini kosong..."

Akhirnya dia melewati saja, namun tidak jauh dari pintu kelas 2.7 dia mendengar suara perempuan menangis tersedu-sedu didalam kelas, dia sempat terkejut dan sedikit takut, namun karena tanggungjawabnya sebagai kakak kelas dan suara tangis itu terdengar jelas seperti suara orang pada umumnya dia pun berfikiran bahwa mungkin ada anggota yang menangis karena dikerjain atau disakitin oleh anggota atau kakak kelas lain.

Segera saja dia dan kak Farah menuju kembali ke pintu kelas 2.7, dan membuka pintu kelas, karena gelap dia pun segera aja masuk mencari saklar lampu. Namun dia menyadari bahwa tidak ada satupun yang duduk dikursi dalam sekilas pandangnya, namun dia tetap menghidupkan lampu yang tidak begitu terang itu, setelah lampu hidup dia mengatakan suara itu tetap ada, dan jelas suara itu berada dari dalam kelas, karena rasa penasarannya, dia pun segera mengecek dengan melihat keadaan dibawah kolong meja, namun saat dia menunduk dan melihat-lihat dia dikejutkan dengan sosok seorang perempuan yang jongkok meringkuk dibawah kolong meja yang terletak disudut kelas, kerena sosok itu menggunakan pakaian berwarna putih dan membuat kak Desi dan kak Farah berfikiran sosok itu seperti layaknya kuntilanak, akhirnya mereka pun lari terbirit-birit ke Pos Panitia.

Benarkah itu...?

Tanjungpinang Hari Kamis Tanggal 16 Januari 1997

Penjaga sekolah Pak Zen, menceritakan kalo dia juga sering melihat penampakan seorang perempuan seusia kami suka bermain di depan kelas dan sering melintas dilapangan basket, cerita ini diungkapkannya setelah anak-anak heboh mengenai penampakan didalam kelas 2.7

Mungkin saja apa yang diceritakan pak Zen itu benar, karena ciri yang disebutkan pak Zen tidak jauh berbeda dengan yang dikatakan kak Desi, namun aku terus mengatakan kalo aku sudah pernah duduk didalam kelas seperti yang ada diawal catatanku ini, tapi mereka semua mengatakan bahwa penampakan sering terjadi jam 3 pagi, sementara menurut catatanku aku sudah pulang saat pukul 2 pagi...

Mereka mengatakan klo ingin membuktikan keberadaan perempuan itu aku harus duduk disekitar sekolah hingga pukul 3 pagi, aku sempat menolak untuk melakukannya karena tidak ingin mengulang pada tempat yang sama, mending aku melakukan pada tempat yang baru dengan cerita yang baru, namun mereka semua membujukku begitu keras hingga aku pun termakan bujuk rayu mereka.

Aku akan melakukan sebuah ekspedisi lagi di sekolahanku, namun kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena sudah ada sugesti baru yang telah aku terima dan membuat aku sedikit gentar, Rio, Bimo, Indra, Haris, Dian, Uti, Mala, Helen(sekarang menjadi Istriku-Red) Rika, Romi, Catur, Ricky dan Ade akan memberikan aku Jajan selama sebulan apabila aku melakukannya hingga pukul 4 Pagi dan Haris akan menjemputku tiap pagi untuk pergi sekolah selama 3 bulan, baiklah dengan bujukan dan paksaan mereka aku akan lakukan malam minggu ini!Get Ready Boys n Girls!you will keep your Promises!
Baca Selengkapnya "Perempuan Di Sekolah 1"